본문 바로가기

Apa Itu Franchise Fee? Pengertian & Bedanya dengan Royalty Fee

Franchise & License Expo Indonesia
게시일 2 hours ago읽는 데 7분
Franchise fee adalah biaya lisensi awal yang perlu dibayarkan ke pemilik waralaba di awal perjanjian kerja sama. Simak selengkapnya di sini!

Dalam skema jual beli franchise atau waralaba, ada sebuah istilah yang disebut franchise fee. Seperti namanya, franchise fee adalah biaya biaya yang dibayarkan oleh calon mitra kepada pemilik waralaba untuk memperoleh hak menggunakan merek dagang dan menjalankan bisnis dengan sistem yang telah ditetapkan.

Biaya ini menjadi salah satu hal penting yang perlu dipahami sebelum memulai bisnis waralaba. Lantas, apa saja yang perlu diketahui tentang franchise fee? Simak pengertian, manfaat, hingga faktor yang memengaruhi besarannya, di sini!

Apa Itu Franchise Fee?

Franchise fee adalah biaya awal yang dibayarkan oleh penerima waralaba (franchisee) kepada pemberi waralaba (franchisor) sebagai imbalan atas hak untuk menggunakan merek dagang, sistem bisnis, dan standar operasional yang telah ditetapkan. 

Adapun pembayaran biaya ini umumnya hanya dilakukan satu kali pada awal perjanjian kerja sama dengan jangka waktu dan ketentuan yang telah disepakati kedua belah pihak.

Besaran franchise fee pun dapat berbeda-beda tergantung pada popularitas brand, jenis usaha, cakupan hak yang diberikan, serta dukungan bisnis yang disediakan oleh pemilik waralaba. 

Dalam beberapa skema, biaya franchise fee ini dapat mencakup pelatihan awal, panduan operasional, hingga pendampingan saat bisnis mulai dijalankan.

Manfaat Franchise Fee

Di sektor bisnis franchise, pembayaran franchise fee bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik pemberi maupun penerima waralaba. Adapun manfaat franchise fee adalah sebagai berikut:

Manfaat Franchise Fee Bagi Franchisor

  • Sumber pendapatan awal: Mendapatkan pemasukan dari pemberian hak penggunaan merek dan sistem bisnis kepada mitra.

  • Memperluas jangkauan bisnis: Membantu mengembangkan jaringan usaha melalui mitra tanpa harus mengelola seluruh cabang secara langsung.

  • Menjaga standar bisnis: Mendukung penerapan sistem dan prosedur operasional yang seragam di seluruh jaringan waralaba.

  • Mendukung pengembangan merek: Menambah sumber daya untuk mendukung pengembangan sistem bisnis dan kualitas layanan waralaba.

Manfaat Franchise Fee Bagi Franchisee:

  • Hak penggunaan merek: Memperoleh hak untuk menjalankan usaha dengan merek dagang sesuai perjanjian.

  • Akses ke sistem bisnis: Mendapatkan panduan operasional dan model bisnis yang telah dikembangkan oleh franchisor.

  • Dukungan awal usaha: Berkesempatan memperoleh pelatihan, panduan, atau pendampingan awal sesuai ketentuan kerja sama.

  • Mempermudah persiapan bisnis: Memiliki acuan dalam menjalankan usaha tanpa harus membangun seluruh sistem operasional dari awal.

Di Mana Anda Bisa Menemukan Keterangan Franchise Fee?

Informasi mengenai franchise fee umumnya dapat ditemukan dalam dokumen penawaran waralaba, surat perjanjian kerja sama, brosur peluang bisnis, atau dokumen pengungkapan informasi waralaba (Franchise Disclosure Document/FDD), jika digunakan oleh pemberi waralaba. 

Dengan dokumen ini, calon mitra bisa memahami besaran biaya awal, hak yang diperoleh, serta ketentuan kerja sama sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

Untuk membandingkan biaya dari berbagai merek, pastikan untuk meninjaunya berdasarkan peluang bisnis, anggaran, serta jenis usaha yang diminati.

Selain itu, pastikan juga Anda memeriksa franchise fee, royalty fee, dan biaya lain yang tercantum dalam perjanjian waralaba. Jika terdapat ketentuan yang belum jelas, konsultasikan dokumen tersebut dengan konsultan bisnis atau ahli hukum agar Anda memahami hak, kewajiban, dan seluruh komponen biaya sebelum menandatangani perjanjian.

Baca juga: Rumus & Cara Menghitung Laba Bersih Bisnis, Mudah!

Siapa yang Menetapkan Biaya Franchise Fee?

Biaya franchise satu ini umumnya ditetapkan oleh franchisor atau pemilik merek dan sistem bisnis yang menawarkan kemitraan kepada pihak lain. 

Adapun penetapan jumlahnya dapat mempertimbangkan berbagai faktor, seperti brand authority, nilai bisnis yang ditawarkan, cakupan hak penggunaan merek, serta fasilitas dan dukungan yang diberikan kepada franchisee.

Jadi, wajar apabila merek waralaba yang sudah dikenal luas dan memiliki sistem operasional teruji dapat menetapkan franchise fee lebih tinggi. 

Namun, seskipun ditetapkan oleh franchisor, calon mitra sebaiknya tidak langsung menyetujui biaya yang ditawarkan. Jika Anda ingin memulai bisnis franchise, pastikan untuk memeriksa rincian fasilitas yang diperoleh, bandingkan dengan peluang waralaba sejenis, dan pastikan seluruh ketentuan tercantum secara jelas dalam perjanjian sebelum mengambil keputusan.

Perbedaan Franchise Fee dan Royalty Fee

Jika Anda baru terjun di dunia franchise, kedua istilah ini mungkin akan terasa membingungkan, karena sama-sama merujuk pada biaya yang dibayarkan oleh franchisee kepada franchisor. 

Namun, keduanya memiliki perbedaan dari segi waktu pembayaran, tujuan, dan perhitungannya. Berikut selengkapnya:

image

Baca juga: 10 Franchise Modal Kecil yang Potensi Profitnya Menjanjikan

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Franchise Fee

Sejatinya, besaran angka franchise fee tidak selalu sama pada setiap bisnis waralaba. Sebab, pemilik bran biasanya mempertimbangkan banyak faktor sebelum menentukan nilanya. 

Berikut adalah sejumlah faktor yang dapat membuat biaya ini lebih tinggi, lebih rendah, atau memiliki ketentuan khusus:

1. Pengalihan Hak Waralaba (Transfer Fee)

Ketika seorang franchisee ingin mengalihkan hak waralabanya kepada pihak lain, proses tersebut dapat melibatkan biaya pengalihan atau transfer fee. Besarannya bergantung pada kebijakan franchisor dan ketentuan dalam perjanjian. Biaya ini berbeda dari franchise fee awal karena berkaitan dengan pengalihan hak yang sudah dimiliki, bukan pemberian hak baru.

2. Usia dan Popularitas Brand 

Brand waralaba yang sudah memiliki reputasi kuat, basis pelanggan yang loyal, dan rekam jejak bisnis yang baik cenderung memiliki nilai komersial lebih tinggi. Kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam menetapkan franchise fee. 

3. Jumlah Unit yang Dibeli

Jumlah gerai yang akan dibuka atau multi-unit development juga dapat memengaruhi besaran franchise fee. Dalam skema ini, mitra berkomitmen untuk mengoperasikan beberapa unit waralaba sesuai kesepakatan. 

4. Cakupan Hak dan Fasilitas yang Diperoleh

Besarnya franchise fee juga dapat dipengaruhi oleh hak dan dukungan yang diberikan kepada mitra. Paket kerja sama yang mencakup pelatihan awal, panduan operasional, bantuan pembukaan gerai, atau hak eksklusif untuk wilayah tertentu dapat memiliki biaya berbeda dibandingkan paket dengan cakupan yang lebih terbatas.

5. Kebijakan Promosi dari Pemilik Waralaba

Untuk menarik calon mitra atau mempercepat ekspansi, pemilik waralaba terkadang menawarkan promosi berupa potongan franchise fee atau pembebasan biaya awal dalam periode tertentu.

Baca juga: 10 Ide Usaha Modal 2 Juta, Peluangnya Bagus & Cocok untuk Pemula!

Cara Menentukan Franchise Fee

Dalam menentukan franchise fee, pemilik usaha perlu memperhitungkan sejumlah hal, di antaranya:

1. Hitung Biaya Pengembangan Sistem Waralaba

Langkah pertama adalah menghitung biaya yang dikeluarkan untuk menyiapkan bisnis agar dapat dijalankan oleh mitra. Biaya ini dapat mencakup penyusunan standar operasional, pembuatan panduan bisnis, pengembangan sistem pelatihan, serta persiapan materi pendukung lainnya.

2. Evaluasi Reputasi Brand 

Reputasi brand juga sedikit banyak memengaruhi daya tarik sebuah bisnis waralaba, lho. Dengan kata lain, brand yang sudah dikenal luas, memiliki pelanggan loyal, dan menunjukkan kinerja bisnis yang konsisten dapat memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan merek yang masih baru. 

3. Analisis Biaya dan Penawaran Kompetitor

Lakukan riset terhadap bisnis waralaba sejenis untuk mengetahui kisaran franchise fee yang berlaku di pasar. Bandingkan nominal biaya, fasilitas yang diberikan, model bisnis, serta dukungan bagi mitra. 

4. Tentukan Cakupan Hak dan Dukungan Mitra

Rincikan hak dan fasilitas yang akan diterima franchisee setelah membayar franchise fee. Misalnya, hak penggunaan merek, akses ke sistem operasional, pelatihan awal, dan pendampingan pembukaan usaha.

5. Sesuaikan dengan Proyeksi Keuntungan Mitra

Franchise fee juga perlu mempertimbangkan kemampuan finansial calon mitra dan potensi keuntungan dari bisnis yang dijalankan. Perkirakan kebutuhan modal awal, biaya operasional, proyeksi pendapatan, serta waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas (break-even point). Dengan begitu, biaya awal tidak menjadi beban yang terlalu besar bagi mitra maupun menghambat pertumbuhan jaringan waralaba.

6. Tetapkan Struktur Biaya secara Transparan

Setelah melakukan perhitungan, tetapkan nominal franchise fee beserta komponen yang termasuk di dalamnya. Pisahkan biaya tersebut dari kebutuhan investasi lainnya, seperti peralatan, renovasi tempat usaha, persediaan awal, dan royalty fee. 

Jadi, bagaimana, apakah Anda sudah siap menjajaki dunia bisnis franchise dengan menyediakan modal usaha untuk franchise fee? Nah, jika modalnya sudah siap tapi masih bingung memilih brand franchise untuk menjadi skema investasi, jangan ragu untuk mengunjungi FLEI (Franchise & License Expo Indonesia). 

FLEI Business Show adalah pameran bisnis yang mempertemukan pemilik brand, pelaku usaha, calon mitra, dan investor dari berbagai industri. 

Di pameran ini, Anda dapat berdiskusi langsung dengan pemilik brand untuk memahami kebutuhan investasi, termasuk franchise fee, serta mempertimbangkan peluang usaha yang sesuai dengan anggaran dan rencana bisnis Anda.

Tak hanya mencari peluang kemitraan, jika Anda adalah pemilik bisnis, Anda juga bisa memanfaatkan FLEI Business Show untuk memperkenalkan brand kepada calon mitra potensial dan memperluas jaringan bisnis dengan mendaftar sebagai exhibitor.

Jadi, tertarik menjajaki peluang bisnis waralaba berikutnya? Cari tahu jadwal pameran terdekat dengan menghubungi tim FLEI dan ikuti informasi terbarunya melalui Instagram @fleiexpoid, ya!

Baca juga: Cara Membuat NIB Online agar Usaha Terdaftar Resmi

이 글 공유하기