3 Tips Memilih Bisnis Waralaba yang Tepat dan Menguntungkan

 Bisnis Franchise atau Waralaba menjadi salah satu Bisnis yang masih sangat menjanjikan untuk dijalankan hingga hari ini.

Dengan membeli sebuah Franchise harapannya Bisnis bisa cepat meningkatkan penjualan dan tidak perlu repot lagi membangun konsep Bisnis sendiri. Apalagi pemilik Bisnis ini bisa memanfaatkan keternaran dari Waralaba yang dibeli untuk mendongkrak nilai jual usaha.

Namun sebenarnya tidak semua Bisnis Franchise bisa menjanjikan peluang dan keuntungan yang besar. Sebab layaknya Bisnis biasa, Franchise pun bisa bangkrut jika salah urus.

Dikutip dari The Enterpreneur, Minggu (16/2/2020) berikut ini tips cara memilih Franchise yang baik dan benar :

1. Perhatikan Risiko Bisnis

Setiap Bisnis pasti memiliki risiko, namun Bisnis yang baik pasti memiliki risiko yang kecil. Sebelum memutuskan untuk membeli Bisnis Franchise di , cobalah perhatikan tingkat kegagalannya. Terutama jika menyangkut dengan Franchise baru. Lihatlah tingkat pertumbuhan dan kegagalannya pada daerah lain.

Jika suatu Franchise mengalami tingkat kegagalan sebanyak 20 persen atau lebih, Anda harus mewaspadai dan mencari informasi lebih banyak lagi sebelum memutuskan untuk mengambilnya sebagai bagian Bisnis.

2. Hindari Franchise yang Butuh Banyak Karyawan

Jika Anda masih memiliki modal yang terbatas, maka memilih Bisnis Franchise yang membutuhkan banyak karyawan dan ini, harus Anda pertimbangkan baik-baik. Sebuah usaha yang membutuhkan banyak karyawan, berarti juga membutuhkan biaya yang lebih banyak untuk menggaji maupun memberi dukungan kinerjanya.

Selain itu, memilih Bisnis dengan banyak karyawan juga rentan dengan masalah human error. Hal ini tentunya tidak menjadi masalah jika Anda sudah memiliki bagian pengelolaan SDM yang baik. Tapi jika masih pemula, pastikan Anda hanya memilih Bisnis sederhana yang membutuhkan sedikit karyawan.

3. Pelajari Laporan Keuangan Franchisor

Franchisor yang baik dan profesional, biasanya selalu menyertakan laporan keuangan dan perkembangan bisnisnya secara baik dan benar. Laporan keuangan yang baik akan menunjukkan tingkat kesehatan dari suatu Bisnis.

Dari sebuah laporan keuangan dan perkembangan Bisnis, Anda dapat menilai risiko dari Bisnis tersebut. Hindari sebuah Bisnis Franchise yang tidak banyak membagikan informasi pengelolaan keuangan, kenapa? Karena bisa jadi usaha tersebut mengalami permasalahan dalam pengelolaannya.

4. Perhitungkan Besarnya Franchise Fee & Royalty Fee

Besarnya Franchise fee dan royalty fee tiap Bisnis sangat beragam, semua bergantung dari jenis Bisnis yang dijalankan.

Biasanya sebuah Bisnis di bidang jasa akan memilki Franchise fee yang lebih besar yaitu sekitar 50 persen dari total nilai investasinya, karena Bisnis ini biasanya tidak menuntut kepemilikan aset yang mahal. Tapi lebih pada keterampilan atau skill, sehingga nilai investasinya juga cenderung kecil.

Sedangkan sebuah Franchise dengan nilai investasi yang besar, biasanya menuntut royalty fee yang kecil agar tidak membebani investor yang akan membeli Franchise.

https://akurat.co/ekonomi/id-1008936-read-3-tips-memilih-bisnis-waralaba-yang-tepat-dan-menguntungkan

Leave a Reply